Menyikapi Kabar Burung

Kabar burung. Kabar yang dibawa oleh burung ?

Kabar burung menurut situs kbbi.web.id memiliki makna yang serupa dengan desas-desus atau kabar angin. Kabar angin sendiri mempunyai arti kabar yang belum jelas kebenarannya.

Dengan semakin pesat berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, suatu peristiwa yang terjadi di suatu lokasi yang amat jauh dapat dengan cepat sampai beritanya ke belahan dunia lain. Berkembangnya teknologi seolah menerjang batas-batas antar negara di dunia ini. Informasi begitu cepat tersebar sehingga memunculkan pembicaraan di kalangan masyarakat.

Suatu kabar yang belum jelas sumbernya dapat menyebar lebih luas dan lebih cepat jika dibandingkan dengan berita yang kredibel sumbernya. Acap kali berita yang belum jelas sumbernya atau biasa disebut hoax menjadi topik pembicaraan yang hangat di tengah masyarakat.

Hal ini tentunya berakibat cukup banyak, antara lain bisa memunculkan adanya fitnah dan prasangka. Oleh karena itu, agama Islam mengajarkan pentingnya tabayyun. Sebagaimana yang tercantum dalam Al-Quran :

“Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian.”
[al-Hujurât/49:6].

Dalam sebuah hadis lain juga disebutkan bahwa menceritakan sesuatu yang belum jelas sumbernya merupakan perbuatan yang Allah benci, dapat disimak di hadis berikut yang kami ambil dari situs khotbahjumat.com :

“Sesungguhnya Allah meridhai tiga hal dan membenci tiga hal bagi kalian. Dia meridhai kalian untuk menyembah-Nya, dan tidak menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, serta berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah dan tidak berpecah belah. Dia pun membenci tiga hal bagi kalian, menceritakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, dan membuang-buang harta.” (HR. Muslim no. 1715)

Dari tulisan kami di atas, dapat disimpulkan bahwa di era yang begitu cepatnya informasi tersebar masyarakat hendaknya meneliti suatu informasi yang disampaikan seseorang agar tidak timbul fitnah dan saling berprasangka buruk.

Sekian, semoga bermanfaat. Jika ada kesalahan mohon dimaafkan.